Home » Karawang » Aksi Bela Alam 912 Tolak Ijin PT Mas Putih Belitung

Aksi Bela Alam 912 Tolak Ijin PT Mas Putih Belitung

aksi bela alam 912 karawang

Puluhan orang yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Melawan Tambang menggelar demo Aksi Bela Alam 912 di depan Kantor Pemkab Karawang, Jumat (09/12/2016).

Dalam orasinya, mereka meminta agar Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, tidak mengeluarkannya Izin Lingkungan kepada PT Mas Putih Belitung. Penolakan ini menyusul akan adanya penambangan di wilayah Karawang selatan, yang mereka anggap bisa merusak alam di wilayah Karawang dan sekitarnya.

aksi bela alam 912 karawang

Penolakan ini, menurut seorang peserta aksi, merujuk kepada beberapa peraturan diantaranya:

  • Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 22 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009- 2029
  • Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Lingkungan Geologi
  • Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 20 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Kawasan Karst Di Jawa Barat
  • Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Karawang 2013-2031
  • Surat Bupati Nomor 660.1/2729/pras-TR tertanggal 27 April 2016 Perihal Pelestarian Kawasan Lindung di Kabupaten Karawang
  • Surat Bappeda Kabupaten Karawang Nomor 540/5765/Bapp Tentang Permohonan untuk tidak memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Karawang Selatan yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat.

Aksi unjuk rasa ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Melawan Tambang ini tergolong unik. Mereka menggelar ruwatan di kantor Pemkab Karawang. Ritual ngaruwat yang dikenal dalam budaya Sunda ini dimaksudkan untuk membersihkan energi negatif yang merasuki para pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Ritual ngaruwat ini dilakukan dengan menebar kembang tujuh rupa, minyak putri duyung, dan minyak wewangian sambil membawa kemenyan. Penebaran kembang dan minyak-minyak tersebut dilakukan dengan berkeliling di seputar kantor Pemkab Karawang.

ritual ruwatan / ngaruwat

“Ritual ngaruwat ini kami lakukan agar para pejabat pemkab sadar terkait ancaman bencana jika izin tambang dikeluarkan,” kata Kordinator Aksi Koalisi Melawan Tambang, Iwan Soemantri.

Menurut Iwan, aksi ngaruwat dilakukan agar seluruh energi negatif yang berada di lingkungan pemkab bisa hilang, dan bisa tergantikan dengan energi positif.

Dengan begitu, kata dia, pejabat Pemkab Karawang bisa memenuhi keinginan masyarakat yang menginginkan penolakan izin tambang.

“Kami sengaja melakukan ritual ngaruwat dalam unjuk rasa ini. Tujuannya mengusir energi negatif dari lingkungan pemda,” kata Iwan.

Photo: @Jatamnas

Leave a Reply

%d bloggers like this:
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates